SEJARAH GENERASI
KOMPUTER
Komputer berasal dari kata ‘to Compute’ yang berarti menghitung.
Secara umum computer bisa disebut mesin hitung. Pengertian computer adalah
suatu alat hitung dengan kontruksi elektronika yang mempunyai storage internal
(tempat penyimpanan) dan bekerja dengan bantuan Operating System menurut
program-program yang diberikan kepadanya.
Komputer pertama kali
ditemukan oleh Charles Babbage, kecerdasannya logika matematikanya yang sangat
sepesial membuatnya mampu menciptakan sebuah mesin yang dia sebut dengan nama
Analytical Engine pada tahun 1882, sebuah mesin yang berfungsi sebagai alat
perhitungan-perhitungan umum.
Dalam sejarah dan perkembangan
komputer, Sempoa atau Abacus merupakan
awal dari lahirnya komputer. Komputer dalam melakukan prosesnya berbentuk
elektronik, yang memungkinkan untuk melakukan perhitungan yang lebih luas dan
cepat. Hingga saat ini komputer dapat memproses gambar, suara, teks dan bentuk
non-numerik data lainnya. Yang perlu diingat semuanya itu tidak lepas dari
perhitungan numerik dasar. Gambar, suara dan lainnya hanyalah sebuah abstaksi
dari angka-angka yang berderak di dalam sebuah mesin. Dalam komputer
angka-angka tersebut yaitu “1” dan “0” yang mewakili kombinasi listrik aktif
dan non-aktif. Dengan kata lain setiap gambar, suara, teks dan lainnya di dalam
komputer memiliki kode biner yang sesuai. Sejarah komputer ini terbagi menjadi
beberapa generasi sebagai berikut.
Komputer
Generasi Pertama (1940 – 1950)
Komputer
Generasi Pertama menggunakan beberapa tabung vakum yang besar dan kompleks
seperti crystal diodes, relays, resistors, dancapacitors yang
membutuhkan daya listrik sebesar 150 kilowatt. Komputer elektronik pertama yang
digunakan untuk umum yaitu ENIAC (Electronic Numerical Integrator And
Computer). Sudah berbentuk digital, namun belum menggunakan kode biner sebagai
prosesnya. Digunakan untuk memecahkan rangkaian lengkap tentang masalah
komputasi. Diprogram menggunakan plugboard dan switch, yang sudah
mendukung input dan output dari IBM card.
Komputer elektronik pertama yang digunakan untuk non-umum yaitu
ABC (Atanasoff-Berry Computer), ten British Colossus computers, german Z3, LEO,
UNIVAC, dan Harvard Mark I. Perkembangan komputer generasi pertama memiliki
ciri-ciri sebagai berikut :
Pada generai
ini komputer masih banyak mengeluarkan panas. Menggunakan komponen elektronikanya yang terbuat dari Tabung Hampa Udara (Vacuum Tube).
Program dibuat dalam bahasa mesin (Machine Language), yang programnya tersimpan dalam memori komputer.
Untuk mengoprasikannya pun membutuhkan kekuatan listrik yang cukup besar.
Kapasitas yang disediakan untuk penyimpannan data sangat kecil dan terbatas.
Programnya masih menggunakan bahasa mesin dengan menggunakan kode 0 dan 1 dalam urutan tertentu.
Prosesnya relatif lambat.
Mempunyai Ukuran atau bentuk yang sangat besar sehingga diperlukan sebuah ruangan yang yang cukup lebar hanya untuk meletakan komputer ini.
Orientasi utama pada aplikasi bisnis.
Menggunakan sistem luar magnetic tape dan magnetic disk.
Komputer
Generasi Kedua (1955 – 1960)
Komputer
Generasi Kedua muncul setelah ditemukannya transistor, yang kemudian mulai
mengganti tabung vakum dalam desain komputer. Dengan transistor, daya, panas
dan bentuk jauh lebih kecil dibandingkan dengan komputer generasi pertama.
Namun, masih jauh lebih besar dengan komputer sekarang ini.
Komputer
dengan transistor pertama ini dibuat di University of Manchester pada tahun
1953. Yang paling populer dari komputer transistor generasi kedua ini adalah
IBM 1401. IBM juga menciptakan drive pertama (sebuah media penyimpanan) pada
tahun 1956, yang dikenal dengan IBM 350 RAMAC. Perkembangan komputer generasi
kedua memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
Program
dapat dibuat dengan bahasa tingkat tinggi (high level language), seperti
FORTRAN, COBOL, ALGOL.Kapasitas memori utama sudah lumayan besar.
Sirkutinya adalah transistor.
Ukuran fisik komputer lebih kecil dari komputer generasi pertama.
Tidak membutuhkan terlalu banyak listrik.
berorientasi pada bisnis dan teknik .
Proses operasi sudah cepat.
Komputer
Generasi Ketiga (1960)
Penemuan Integrated
Circuits (IC) atau dikenal juga dengan microchips, membuka jalan untuk
komputer generasi ketiga atau yang kita kenal dengan komputer sekarang ini.
Berbentuk jauh lebih kecil dengan generasi komputer sebelumnya, dengan transistor
yang lebih banyak dan dibenamkan ke dalam microchips tunggal.
Dalam
tahap perkembangannya, komputer generasi kedua masih bertahan. Pertama
munculnya minicomputer yang didasarkan pada kedua transistor dan microchips
seperti IBM System/360. Komputer ini jauh lebih kecil dan lebih murah daripada
generasi-generasi sebelumnya. Komputer Generasi Ketiga dikenal sebagai
mainframe komputer. Minicomputer dapat dilihat sebagai jembatan antara
mainframe dan microcomputer sebagai proliferasi dalam perkembangan komputer.
Perkembangan komputer generasi ketiga memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
1.
Ditemukannya IC sehingga
mengubah arsitektur komputer secara keseluruhan.
2. Karena menggunakan IC maka kinerja komputer menjadi lebih cepat dan tepat. Kecepatannya hampir 10.000 kali lebih cepat dari komputer generasi pertama.
3. Peningkatan dari sisi software.
4. Kapasitas memori lebih besar, dan dapat menyimpan ratusan ribu karakter (sebelumnya hanya puluhan ribu).
5. Menggunakan media penyimpanan luar disket magnetik (external disk) yang sifat pengaksesan datanya secara acak (random access) dengan kapasitas besar (jutaan karakter).
6. Penggunaan listrik lebih hemat.
7. Kemampuan melakukan multiprocessing dan multitasking.
8. Telah menggunakan terminal visual display dan dapat mengeluarkan suara.
9. Harganya semakin murah.
2. Karena menggunakan IC maka kinerja komputer menjadi lebih cepat dan tepat. Kecepatannya hampir 10.000 kali lebih cepat dari komputer generasi pertama.
3. Peningkatan dari sisi software.
4. Kapasitas memori lebih besar, dan dapat menyimpan ratusan ribu karakter (sebelumnya hanya puluhan ribu).
5. Menggunakan media penyimpanan luar disket magnetik (external disk) yang sifat pengaksesan datanya secara acak (random access) dengan kapasitas besar (jutaan karakter).
6. Penggunaan listrik lebih hemat.
7. Kemampuan melakukan multiprocessing dan multitasking.
8. Telah menggunakan terminal visual display dan dapat mengeluarkan suara.
9. Harganya semakin murah.
Komputer Generasi Keempat (1971)
Microchips
berbasis Central Processing Unit (CPU) pertama, terdiri dari beberapa
microchips untuk komponen CPU yang berbeda. Dorongan untuk integrasi semakin
besar dan miniasturisasi dipimpin menuju single-chip CPU, di mana semua
komponen CPU yang diperlukan dimasukkan ke sebuah microchips tunggal yang
disebutmicroprocessor.
Microprocessor
pertama yaitu Intel 4004.Munculnya microprocessor melahirkan evolusi dari microcomputer, bentuk yang akhirnya
akan menjadi komputer pribadi yang kita kenal sekarang ini. Perkembangan
komputer generasi keempat memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
Dikembangkan
komputer mikro yang menggunakan micro processor dan semiconductor yang
berbentuk chip untuk memori komputer.Pada generasi ini komputer sudah memaki Large Scale Integration (LSI).
Komputer Generasi Kelima
Komputer generasi kelima sedang dalam
pengembangan. Komponen yang digunakan adalah VLSI (Very Large Scale
Integration).
Komputer pada generasi ini akan dikembangkan komputer yang dapat
menterjemahkan bahasa manusia, bercakap-cakap dengan
manusia, dapat melakukan diagnosa penyakit yang lebih akurat, dan sebagainya.